Pesan buku via web mantapmart.id atau email ke mantapmartid@gmail.com atau langsung whatsapp 085100749052.

Cari Blog Ini

Title

Subtitle

Title

Subtitle

Title

Subtitle

Title

Subtitle

Title

Subtitle

Title

Subtitle

Title

Subtitle

Kudeta Mekkah (HC)


Harga BUKU IMPOR adalah harga kurs/shipping cost saat pasang, dapat berubah tanpa pemberitahuan.
Harga Produk selain Buku dibawah Rp20,000 minimal pemesanan 2 pcs y :)
Harga:Rp85,000 / Rp72,250 (15% Off) 
Penulis:Yaroslav Trofimov | 
Penerbit:Gramedia
Terbitan Falcon (Bukit Group) pesanan tidak bisa digabung buku lain
 
Code:978-602-6577-02-3 
Rencana Terbit:03 April 2017 
Jenis Cover:Soft Cover 
Halaman:350 
Ukuran:150 x 230 mm 
Berat:500 gram 
Bahasa:Indonesia 

Sinopsis:
Pada 20 November 1979, sebuah peristiwa besar terjadi di Kota Suci Mekkah. Sekelompok orang bersenjata pimpinan Juhaiman al-Utaibi, seorang Islamis radikal, menguasai Masjid al-Haram. Mereka memprotes maraknya korupsi di pemerintahan Arab Saudi. Gejolak politik pun meledak. Lalu, tentara Amerika dan Eropa bersatu membantu Pemerintah Saudi memulihkan situasi di tanah suci.

Peristiwa itu menjadi bagian penting dari sejarah modern Kota Mekkah. Meski demikian, kebanyakan orang, terutama kaum Muslim sendiri, tak paham apa yang sejatinya terjadi saat itu. Para pengamat politik dan sejarawan menganggap kejadian itu sebagai insiden lokal semata, dan karena itu tak bersangkut-paut dengan peristiwa internasional yang belakangan merebak: terorisme. Tetapi penulis buku ini, Yaroslav Trofimov, berpendapat sebaliknya. Menurutnya, peristiwa itu merupakan akar sejarah gerakan terorisme global, terutama yang dimotori al-Qaeda.

Untuk menyibak detail peristiwa yang tak terkuak khalayak itu, Trofimov memburu sumber-sumber penting dan tepercaya, antara lain: pelaku ‘gerakan 1979'; Paul Barril, kepala misi pasukan Prancis saat itu; tentara Arab Saudi; Perpustakaan British, satu-satunya tempat di Eropa yang menyimpan pelbagai surat kabar Saudi tahun 1979; arsip Pemerintah AS dan Inggris yang berisi laporan rahasia dari para diplomat dan mata-mata; serta CIA dan British Foreign Office.

***

“Horor di Masjid al-Haram itu dikenang dunia sebagai salah satu peristiwa paling berdarah dalam sejarah Kerajaan Arab Saudi modern. Yaroslav Trofimov, mantan wartawan The Wall Street Journal, mengangkatnya ke dalam buku.”—Efri Ritonga, Koran Tempo

“Sebagaimana judul tulisan ini, peristiwa pengambilalihan Masjidil Haram tersebut merupakan sisi ‘sejarah yang tak terkuak’. Kisah yang sebenarnya tidak pernah diketahui orang sebelum buku ini terbit.” —M. Dahlan Abubakar, Harian Fajar Makassar

“Peristiwa berdarah itu menelan korban resmi sekitar 270 orang, termasuk jamaah haji. Namun para pengamat independen dan saksi memperkirakan jumlah korban sekitar 1.000 orang. Akibat ‘Kudeta Mekkah’ itu juga, beberapa bagian Masjid al-Haram rusak parah meski tak merusaki Ka’bah secuil pun.” —Erobi Jawi Fahmi, Media Indonesia

“Trofimov merekam insiden yang tak terpublikasi: kekerasan dalam pengambilalihan tempat tersuci umat Islam oleh kaum Muslim fundamentalis pada 1979.Dia begitu ahli merangkai cerita sejarah, memadukan teologi mesianistik dengan kekerasan pada tempatnya, serta sangat berani membongkar praktik korupsi yang amat parah di suatu negeri dengan komplisitas institusi agama.” —Publishers Weekly

“Belum pernah ada tinjauan atas peristiwa 20 November 1979—tidak juga atas tragedi 11 September 2001—yang dilaporkan dengan kemampuan jurnalistik dan tutur sejarah, seperti yang ada dalam karya Yaroslav Trofimov ini. Pada awal abad ke-15 Hijriyah, sebuah kelompok bersenjata pimpinan seorang Islamis radikal bernama Juhaiman al-Utaibi menguasai Masjid al-Haram di Kota Suci Mekkah, salah satu tempat tersuci umat Islam. … Butuh waktu 30 tahun untuk bisa memahami peristiwa ini dalam konteksnya, dan Trofimov bekerja sangat baik dalam memaparkannya secara gamblang.” —Kirkus Review

“Trofimov merekam sebuah insiden yang tak terpublikasi di Barat: kekerasan dalam pengambil-alihan tempat tersuci umat Islam oleh kaum Muslim fundamentalis pada 1979. Trofimov begitu ahli dalam merangkai cerita sejarah, memadukan teologi mesianistik dengan kekerasan pada tempatnya, serta sangat berani dalam membongkar praktek korupsi yang sangat parah dari suatu negara dengan komplisitas institusi agama. Trofimov dengan tepat menunjukkan masalah-masalah regional yang akut, dengan reaksi abadi terhadap perang melawan teror… Pembaca awam akan sangat terbantu oleh buku ini, untuk memahami kaum fundamentalis Muslim dalam kaitannya dengan terorisme.” —Publishers Weekly

“Sungguh menarik dan mencerahkan…. Kudeta Mekkahadalah jurnalisme investigatif yang mengagumkan. Catatan berdarah yang menyeramkan dari Trofimov ini terbentang di depan mata secara detail dan akurat.” —Ziauddin Sardar, New Statesman

“Yaroslav Trofimov telah menulis karya yang sangat mengesankan. Diramu dengan begitu hidup, untuk detail-detail peristiwa yang tak tersingkap di masa lalu. Dia mengungkap krisis sandera yang sangat sedikit diketahui di jantung dunia Muslim…. Setelah mulai membaca buku ini, saya pun tak kuasa meletakkannya.” —Rajiv Chandrasekaran, asisten editor pada The Washingtong Post.

“Ketika Yaroslav Trofimov memaparkan dengan begitu lengkap dan kuat, kebanyakan partikel radioaktif di dunia kini bukan lagi berada di Korea Utara, Iran, atau bahkan Amerika Serikat. Namun, ada kontradiksi lain yang lebih mengerikan, yakni kerajaan Arab Saudi. … dan dia mengingatkan kita bahwa segala sesuatu yang terjadi atau yang bakal terjadi di sana adalah sumber utama perhatian dunia.” —Tom Bissell, editor padaVirginia Quarterly Review.

“Penelitian Trofimov mengenai pengambil-alihan Masjid al-Haram di Mekkah oleh kelompok militan Islam dimulai dengan mengetahui seluruh ancaman politik yang menakutkan. Penulis lalu menguji bagaimana aksi jihad global ini, yang diberitakan di Barat, menginspirasi generasi teroris hari ini. Trofimov, seorang reporter Wall Street Journal, memberi konteks melalui sebuah sejarah yang hidup mengenai akar dan bangkitnya ultra-fundamentalis Wahhabi, serta menghadirkan kembali pertempuran di masjid tersebut dengan begitu eksploratif, seolah menjadi pemandangan yang mengerikan. Kegemparan yang diciptakan secara berkala tersebut tidak mengurangi alasan Trofimov bahwa Osama bin Laden dan gerakannya adalah ideologi warisan kaum radikal Mekkah, tapi dengan sumber daya yang jauh lebih besar.” —Jen Itzenson,Portfolio Magazine

“Saat Revolusi Iran tahun 1979 terbentang, orang-orang Saudi dibuat cemas dan malu oleh sebuah tragedi pengambil-alihan Masjid al-Haram di Mekkah pada tahun 1979. Serangan untuk merebut kembali tempat tersuci umat Islam tersebut menyeret pada suasana berdarah, menampakkan kecurangan dan ketidakcakapan pemerintah Saudi pada taraf yang sangat akut. Trofimov menjelaskan, bahwa tekanan yang begitu keras hampir saja menghilangkan sebuah babak dalam kisah teror Muslim radikal.” —Booksense
Sebelum pesan baca dulu http://www.mantapmart.id/p/cara-berlangganan.html biar gk ada miskom y :)

0 komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Pelanggan Kami


 
2012 pengenbuku.NET